Raspberry Pi Pico Development Board Dual-core RP2040 Supports python Type-C Tersolder

  • Pengiriman Instant

    Tersedia opsi kurir ojek online. Pesan sekarang, barang tiba hari ini untuk project mendesak.
  • Packing Aman

    Gratis ekstra kardus dan bubble wrap. Pin dan fisik komponen dijamin utuh sampai tujuan.
  • Stok Real-time

    Ketersediaan barang selalu akurat. Bebas khawatir pesanan dibatalkan karena stok habis.
  • Harga Grosir

    Dapatkan potongan harga khusus untuk pembelian partai besar dan kebutuhan instansi.

Rp169.750
3% OFFRp175.000

28 in stock

SKU: RK11-L02 Category:

Description

Raspberry Pi Pico Development Board Dual-core RP2040


2. Spesifikasi:

  • Mikrokontroler: Raspberry Pi RP2040
  • Arsitektur: Dual-core ARM Cortex-M0+ dengan clock hingga 133 MHz
  • Memori: 264 KB SRAM
  • Flash: 2 MB QSPI Flash untuk penyimpanan kode dan data
  • Antarmuka I/O:
    • 26 pin GPIO (General Purpose Input/Output)
    • Antarmuka digital dan analog, termasuk I2C, SPI, UART, PWM, dan ADC (3 channel 12-bit ADC)
  • Konektor USB: USB Type-C (tersolder)
  • Tegangan Operasi: 1.8V – 5.5V (dapat di-power menggunakan USB atau sumber eksternal)
  • Kompabilitas Software: Dapat diprogram menggunakan MicroPython, C/C++, dan Arduino IDE
  • Fitur Tambahan: Timer hardware, support untuk PIO (Programmable I/O), yang memungkinkan pengguna mengimplementasikan protokol komunikasi atau sinyal khusus.
  • Dimensi: 51mm x 21mm

3. Cara Penggunaan:

  1. Persiapan:
    • Instalasi Software: Pastikan sudah mengunduh dan menginstal Thonny IDE atau Visual Studio Code untuk pemrograman menggunakan MicroPython.
    • Koneksi: Hubungkan Raspberry Pi Pico ke komputer menggunakan kabel USB Type-C.
  2. Program dengan MicroPython:
    • Setelah Raspberry Pi Pico terhubung, instal firmware MicroPython dengan mengikuti langkah-langkah di situs resmi Raspberry Pi.
    • Setelah firmware terpasang, buka Thonny IDE, pilih Raspberry Pi Pico sebagai interpreter, dan mulai menulis kode Python.
  3. Contoh Aplikasi:
    • Menggunakan GPIO untuk menyalakan LED:
    python
    from machine import Pin
    import time
    led = Pin(25, Pin.OUT) # Pin 25 di Raspberry Pi Pico terhubung ke LED onboard

    while True:
    led.toggle() # Menyalakan/mematikan LED
    time.sleep(1) # Jeda 1 detik

  4. Aplikasi Lain:
    • Mengukur tegangan dengan ADC (Analog-to-Digital Converter)
    • Berkomunikasi dengan sensor melalui I2C atau SPI
    • Mengendalikan motor menggunakan PWM

4. Program (for MicroPython):

Contoh sederhana untuk membaca nilai dari sensor suhu internal dan menampilkan hasilnya di Thonny:

python
import machine
import utime
sensor_temp = machine.ADC(4) # ADC channel 4 terhubung ke sensor suhu internal
conversion_factor = 3.3 / (65535)

while True:
reading = sensor_temp.read_u16() * conversion_factor
temperature = 27 – (reading – 0.706)/0.001721
print(“Suhu: {:.2f}°C”.format(temperature))
utime.sleep(2)

Kode di atas membaca suhu internal Raspberry Pi Pico dan mengonversinya menjadi derajat Celcius.


5. Tips Keselamatan:

  • Tegangan Operasional: Pastikan menggunakan sumber daya yang sesuai antara 1.8V dan 5.5V. Jangan menghubungkan pin GPIO langsung ke tegangan yang lebih tinggi dari 3.3V tanpa level shifter.
  • Overheating: Jika memprogram atau menggunakan PIO intensif, pastikan Raspberry Pi Pico tidak overheat.
  • Proteksi Pin GPIO: Selalu gunakan resistor atau proteksi rangkaian saat menghubungkan sensor, aktuator, atau perangkat lainnya ke pin GPIO untuk menghindari korsleting atau kerusakan komponen.
  • Proteksi ESD: Gunakan gelang antistatis saat menangani board untuk mencegah kerusakan akibat pelepasan elektrostatik.
  • Kabel USB Type-C: Gunakan kabel USB yang berkualitas baik untuk menjaga koneksi yang stabil.

Panduan Tutorial Ichibot

Tutorial belum tersedia

0.0/5
0 reviews
0
0
0
0
0

There are no reviews yet.

Be the first to review “Raspberry Pi Pico Development Board Dual-core RP2040 Supports python Type-C Tersolder”