Description
Apa itu Induktor?
-
Induktor adalah komponen pasif berupa lilitan kawat pada inti ferit.
-
Satuan induktansi: Henry (H).
-
Yang kamu maksud: 10 mH (milliHenry) = 0.01 H.
-
Bentuk umum: radial inductor (mirip resistor/lilitan kecil dengan dua kaki), ukuran diameter 8 mm × tinggi 10 mm.
⚙️ Spesifikasi Umum
-
Nilai induktansi: 10 mH
-
Ukuran fisik: Ø 8 mm × tinggi 10 mm (seri 8×10)
-
Tipe: Fixed inductor (radial leaded)
-
Arus maksimum: ±0.1 – 0.5 A (tergantung tipe pabrikan)
-
Resistansi DC (DCR): biasanya rendah (beberapa Ohm)
-
Bentuk: dilapisi cat warna (biasanya hijau/abu-abu dengan kode warna)
📍 Fungsi & Aplikasi
-
Filter daya (Power supply filter) → menghaluskan ripple pada rangkaian catu daya.
-
Rangkaian LC (tuned circuit) → bersama kapasitor untuk osilator/frekuensi radio.
-
Low-pass / High-pass filter pada audio dan RF.
-
Energy storage dalam konverter DC–DC.
-
Sensor magnetik sederhana.
🎯 Contoh Penggunaan
-
Power supply → dipasang seri dengan beban untuk meredam noise.
-
Radio/TV → sebagai choke untuk memilih frekuensi tertentu.
-
Proyek DIY → misalnya band-pass filter LC:
f=12πLCf = \frac{1}{2\pi \sqrt{LC}}
Jika L = 10 mH, C = 100 nF → frekuensi resonansi ≈ 503 Hz.
⚠️ Catatan
-
Nilai 10 mH relatif besar → lebih sering dipakai untuk filter frekuensi rendah atau catu daya audio.
-
Untuk aplikasi daya tinggi → gunakan inductor dengan arus lebih besar (kawat lebih tebal atau toroidal).
-
Pastikan rating arus sesuai beban, karena inductor bisa panas dan jenuh bila kelebihan arus.
🔍 Singkatnya:
Induktor 10 mH (8×10 mm) adalah inductor radial kecil untuk aplikasi filtering & tuning, cocok dipakai di rangkaian power supply, filter audio, dan osilator frekuensi rendah.









There are no reviews yet.